Struktur Kurikulum
Beban belajar reguler kelas VII–IX adalah 31 jam pelajaran (JP) tatap muka per minggu, sudah termasuk muatan lokal 2 JP, dengan durasi 40 menit per JP.
| No | Mata Pelajaran | Kelas VII–VIII | Kelas IX |
|---|---|---|---|
| 1 | Pendidikan Agama dan Budi Pekerti | 2 | 2 |
| 2 | Pendidikan Pancasila | 2 | 2 |
| 3 | Bahasa Indonesia | 5 | 5 |
| 4 | Matematika | 4 | 4 |
| 5 | Ilmu Pengetahuan Alam | 4 | 4 |
| 6 | Ilmu Pengetahuan Sosial | 3 | 3 |
| 7 | Bahasa Inggris | 3 | 3 |
| 8 | Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan | 2 | 2 |
| 9 | Informatika | 2 | 2 |
| 10 | Seni Budaya dan Prakarya (Seni Rupa) | 2 | 2 |
| 11 | KKA | 2 | – |
| 12 | Muatan Lokal (Bahasa Jawa) | 2 | 2 |
| 13 | Kokurikuler (Proyek P5) | 10 | 10 |
| 14 | Ciri Khusus — Bahasa Arab | – | 2 |
| 15 | Ciri Khusus — Ke-NU-an | – | 2 |
Kokurikuler Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dialokasikan 20–30% dari total waktu pembelajaran: 360 JP/tahun untuk kelas VII & VIII, dan 320 JP/tahun untuk kelas IX, dilaksanakan dengan kombinasi blok pendek, harian melekat, dan blok panjang.
Ciri Khusus Sekolah
Bahasa Arab
2 JP/minggu — 72 JP/tahun untuk kelas VII–VIII, 64 JP/tahun untuk kelas IX, memperkuat kemampuan berbahasa Arab sebagai bekal memahami sumber ajaran Islam.
Ke-NU-an
2 JP/minggu, menanamkan nilai-nilai ke-Islaman ala Ahlussunnah wal Jama’ah sejalan dengan naungan Yayasan Al-Asy’ariyyah.
Kearifan lokal dalam pembelajaran
Bahasa Jawa
Berdiri sendiri sesuai Peraturan Gubernur Jawa Tengah, 2 JP/minggu, berbasis budaya dan kearifan lokal untuk membangun kemampuan komunikasi lisan & tulisan serta apresiasi sastra daerah.
Pariwisata
Sesuai Peraturan Bupati Wonosobo No. 27 Tahun 2021, diintegrasikan pada mata pelajaran, kokurikuler, dan ekstrakurikuler — memperkenalkan potensi wisata di sekitar sekolah, termasuk objek wisata Cithakan Deroduwur.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Pembelajaran kolaboratif lintas mata pelajaran yang mendukung delapan dimensi Profil Lulusan, dilaksanakan lewat proyek bertema, di antaranya:
Jejak Sejarah & Moderasi Beragama
Meneliti sejarah dakwah toleran ulama Nusantara, menulis biografi tokoh, dan memvisualisasikannya dalam mading digital berhias kaligrafi.
Apotek Hidup
Proyek kolaboratif lintas disiplin ilmu yang menumbuhkan inisiatif, kerja mandiri, dan keluwesan berpikir mencari solusi berbasis lingkungan.
Media Dakwah
Melatih kolaborasi dan tanggap terhadap lingkungan lewat penyampaian pesan dakwah yang kreatif dan kontekstual.
Modul kokurikuler tematik mengintegrasikan minimal dua mata pelajaran wajib, berorientasi Problem/Project-Based Learning, lengkap dengan alur kegiatan, target dimensi Profil Lulusan, dan instrumen asesmen performa.
Deep Learning & Pengembangan Diri
Pembelajaran tatap muka dilaksanakan secara reguler tiap minggu sesuai struktur kurikulum, dengan pendekatan saintifik dan penguatan 4C (Critical Thinking, Creativity, Collaboration, Communication) di semua mata pelajaran.
Program pengembangan diri dilaksanakan lewat pembiasaan harian dan mingguan — memadukan pembiasaan berbasis kelas, budaya sekolah, dan pelibatan orang tua untuk menumbuhkan spiritualitas, nasionalisme, kepemimpinan, kepedulian sosial, literasi digital, hingga budaya 5S sehari-hari.